
LAMONGAN | faktasiber.id — Keresahan warga kawasan Dapur Utara, Kelurahan Sidokumpul, Kabupaten Lamongan, yang selama ini menanggung derita akibat jalan rusak parah, akhirnya menemui titik terang. Ruas penghubung menuju Jalan Lingkar Utara (JLU) Kaliotik dipastikan segera diperbaiki setelah masuk ke dalam agenda pembangunan Jalan Mantap dan Alus Lamongan (JAMULA) tahun anggaran 2026.
Titik kerusakan yang dikeluhkan berada di jalur strategis sisi selatan depan UPT Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Lamongan mengarah ke Jalan Raya Kaliotik. Bertahun-tahun warga harus berhadapan dengan lubang-lubang dalam dan debu pekat yang mengancam keselamatan berkendara serta mengganggu kesehatan pernapasan.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (BMCKTR) Kabupaten Lamongan, Ir. Andhy Kurniawan, S.T., M.M.T., memastikan penanganan sudah masuk tahap krusial.
“Ruas itu Alhamdulillah sudah masuk penanganan JAMULA tahun ini. Sekarang sedang dalam proses pengadaan,” ujar Andhy saat dikonfirmasi, Sabtu (19/9/2026).
Penantian yang cukup lama bukan tanpa alasan. Pemerintah Kabupaten menyesuaikan skala prioritas dan penyelesaian proyek penunjang di sekitarnya.
“Jalan itu sudah masuk usulan sejak tahun 2025 setelah Jalan Lingkar Utara rampung, dan dilaksanakan pada tahun 2026 ini,” jelasnya.
Sambil menunggu proses lelang dan pelaksanaan fisik, Dinas BMCKTR tidak membiarkan warga menanggung risiko sendirian. Tim penanganan cepat langsung diturunkan untuk perbaikan sementara.
“Kami sudah perintahkan tim Quick Response untuk segera melakukan penanganan darurat di lokasi,” tegas Andhy.
Pengerjaan ini sepenuhnya dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lamongan, di bawah pengelolaan Dinas PU Bina Marga yang tahun ini mengelola porsi anggaran terbesar sekitar Rp100 miliar untuk pemeliharaan dan pembangunan jalan kabupaten.
Reporter Agus Triono






